PHP Dasar #1: Pengenalan Bahasa Pemrograman PHP

Pengenalan Bahasa Pemrograman PHP

PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa script yang dapat disisipkan pada file html. Mengapa pada HTML? Karena PHP yang pada awalnya dibuat khusus untuk pengembangan website yang sifatnya dinamis. Awal mulanya PHP merupakan kepanjangan dari Personal Home Page.

Rasmus Lerdorf adalah sosok dibalik pencipta bahasa PHP ini. Awalnya beliau membuat PHP ini sebagai script yang hanya dia gunakan sendiri/ digunakan secara personal. Oleh karenanya, beliau memberi nama script ini dengan Personal Home Page. Sesuatu yang tidak diduga, ternyata banyak rekannya yang tertarik dengan script buatannya ini. Kemudian setelah waktu berjalan, dan diakusisi oleh Zend Techology namanya kini menjadi PHP: Hypertext Preprocessor.

Itulah gambaran singkat awal mula lahirnya bahasa PHP ini. Jika Anda tertarik lebih dalam mengenai sejarah PHP, Anda dapat membaca historinya disini.

Perbedaan Website Statis dan Dinamis?

Website statis adalah website yang hanya berisi konten yang tetap/ tidak berubah. Biasaya website statis ini hanya dibangun dengan menggunakan HTML dan CSS saja. Pada website tersebut tidak ada yang namanya komputasi, distribusi data, CRUD, dll.

Sedangkan untuk website dinamis merupakan kebalikan dari pada statis. Website dinamis adalah website yang didalamnya dapat melakukan komputasi, menginput data ataupun mengambil data dari database. Sehingga website dinamis ini datanya bisa saja berubah-ubah.

Lalu Apa Kegunaan PHP?

PHP adalah bahasa pemrograman yang dapat kita gunakan untuk membuat website kita menjadi dinamis. Karena PHP dapat melakukan komputasi data pada sisi server. Sehingga PHP dapat menyimpan dan mengambil data dari database nantinya.

Dengan mempelajari dasar-dasar pemrograman PHP ini. Anda akan cukup memiliki bekal untuk mengembangkan website dinamis secara komplek nantinya. Oleh karenanya, Anda harus mematangkan PHP ini sebelum Anda terjun ke studi kasus membuat website dengan PHP.

Apa Saja Syaratnya?

Untuk memulai belajar bahasa PHP, terlebih dahulu sebaiknya Anda sudah belajar HTML dan CSS. Kedua hal tersebut merupakan modal awal sebelum masuk ke bahasa yang lebih komplek, yakni PHP. Karena diawal tadi sudah disebutkan bahwa PHP dapat disisipkan di HTML. Tentu nantinya kita akan banyak bersentuhan dengan HTML. Dan saran saya silahkan Anda pelajari HTML dan CSS terlebih dahulu sebelum masuk ke tutorial PHP ini.

Bagaimana Prospek PHP Kedepan?

PHP adalah bahasa yang digunakan untuk mengembangkan website yang terbilang cukup tua. Oleh karenanya dukungan komunitas dan dokumentasinya sangatlah lengkap. Anda tidak perlu khwatir akan problem di perjalanan jika Anda pempelajari PHP ini. Banyak forum diskusi untuk Anda bertanya disana.

Anda tahu Facebook? Raksasa sosial media. Facebook dibuat dengan bahasa PHP. Lalu Anda tahu WordPress? CMS paling popoler di dunia dan banyak website di dunia ini dibuat dengan WordPress, itu juga dibuat dengan PHP. Lalu Anda tahu Framework Laravel yang lagi ngehits sekarang? Itu adalah framework yang didalamnya menggunakan PHP.

So, tunggu apa lagi. Jangan terlalu lama memilih bahasa pemrograman sehingga Anda hanya menghabiskan waktu memilih tanpa Anda memulai. Yuk kita belajar PHP 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *